Kisah...Cerita...Pengalaman...Perjalanan Hidup, atau apapun...
Pernah saya liat (bahkan saya sendiri juga pernah mengalami) orang yang begitu terpuruk ketika kegagalan menghampiri, atau orang yang terlalu suka cita ketika kesuksesan menghampiri. Terus, ada yang salah dengan semua itu? ya memang tidak ada yang salah. wajar jika ada orang yang begitu sedih ketika gagal dan ada orang yang begitu bergembira ketika kebahagiaan menghampirinya. lalu kenapa? kenapa dibahas?
owh begini segala alur kehidupan yang kita jalani itu merupakan ketentuan Allah SWT. Tidak ada yang luput dari ketentuannya. Betul betul betul? bahkan kematian semut pun itu merupakan ketentuannya. Lalu kenapa Allah memberikan kesedihan kepada makhluk-Nya? kenapa ga kebahagiaan aja? atau kenapa seluruh manusia yang di dunia ini ga dijadikan orang baik aja biar masuk surga semuanya? ya sebenarnya hal itu mudah bagi Allah SWT. tapi perlu diketahui kawan bahwa surga itu indah, sangat indah, paling indah dari apapun. sekarang coba kita bayangkan mungkinkah hal yang terindah dibayar dengan harga murah? rasanya ga mungkin, bukan rasanya sih, tapi memang ga mungkin.
sebentar, apa hubungannya dengan judul diatas????())^^^&^$^#%*&#(tuing tuing tuing)
begini kawan... Apapun yang menimpa kita (berat banget kayanya ya), ambillah hikmahnya. jangan berpikir bahwa Allah tidak sayang pada kita atau Allah tidak adil kepada setiap makhluk-Nya. Tapi let's try to think positively. Berpikirlah bahwa Allah lebih sayang sama kita, Allah mengizinkan kita untuk melalui fase gagal karena Allah ingin melihat kita menjadi sosok yang lebih tangguh dari sebelumnya. Allah ingin melihat usaha terbaik kita.
Lalu bagaimana dengan kebahagiaan? sama... kebahagiaan pun tidak lantas membuat kita menjadi lupa bahwa kebahagiaan itu diberikan oleh-Nya. So... setiap apa yang kita terima sudah seharusnya kita bersyukur atas nikmat tersebut. Minimalnya kita mengucapkan alhamdulillah dengan sungguh-sungguh. lebih dari itu, kita bisa berbagi dengan orang lain. Berbagi harta, berbagi ilmu, menyunggingkan senyum yang ikhlas. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan rasa syukur kita kepada-Nya. Tentunya diniatkan lillah, bukan linnas. Memang tidak semudah diucapkan, tapi yang harus kita lakukan adalah mencobanya dan terus mencobanya.
Oleh karena itu, mulailah untuk merasai nikmat dan menyadari bahwa nikmat yang Allah berikan baik beupa ujian kemudahan ataupun ujian kesusahan tesebut adalah dua hal yang bisa membuat kita tahu seberapa besar rasa syukur kita, seberapa tingginya tingkat kesabaran kita. Allah Maha Melihat apa yang kita kerjakan, Allah Maha mendengar apa yang kita niatkan. Allah Maha Adil kepada setiap makhluk-Nya. Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaahaillallah, wallahu akbar
wallahu'alam bishshowab