Rabu, 03 Oktober 2012

Sore-sore gini kantin JakNas



Sore ini saya ikut kajian, tapi saya ga mengeluarkan argumen apapun, bukannya tidak mau, tapi saya bingung...sebenarnya masalah yang dibahas sore ini bukan masalah yang asing lagi.. kenapa sistem di Indonesia seperti ini? kenapa kebijakan di Indonesia seperti ini? dan akhirnya saya bingung mau berargumen apa....

Dan kajian Kementrian Luar Negeri BEM REMA UPI Kabinet UPI Positif sore ini, Rabu, 4 Oktober 2012 adalah Energi, Keadilan, dan Kedaulatan dengan pemateri Ramadhani Pratama Guna, ST.

Dan inilah hasil tangkapan saya dari mengikuti kajian tersebut....

Indonesia masih kaya akan minyak bumi...

2001---> UU No. 22 tahun 2001 tentang migas yang menjadi titik tolak perparahan pengelolaan migas. mengapa??

UU No. 22 tahun 2001 ini disahkan pada masa kepemimpinan Abdurrahman Wahid.
oil lifting in Indonesia 1.050.000 barrel. jumlah ini dibagi untuk pertamina 2/3 bagian (dari jumlah ini, Indonesia mengimpor 1/2 bagian dari jumlah yang diterima pertamina untuk memenuhi kebutuhan minyak di indonesia) dan 1/3 bagian minyak mentah diekspor ke perusahaan yang memiliki aset di Indonesia.

Kebijakan SBY-Boediono:
* Indonesia mengimpor minyak mentah dan juga minyak jadi (BBM)


Recovery cost: gambarannya, Indonesia menerima pajak dari para pengolah, tetapi Indonesia yang membiayai biaya operasional mereka.
Blok Natuna: cadangan terbesar di Indonesia
Blok Mahakam: juga cadangan terbesar, dikelola oleh 

"Perampokan migas" dilihat dari UU no 60 tahun 1960 diganti dengan UU no. 22 tahun 2001

*UU No 25 tahun 2007 tentang penanaman modal --> pemilik modal diperbolehkan menguasai lahan selama 95 tahun (pada masa raffles 45 tahun, pada masa Hindia Belanda 75 tahun)
* masalah gas tangguh (jual murah ke China)
* kasus gas Donggi-Senoro (diserahkan ke Mitsubishi)
* Kasus WMO (perusahaan bodong)
* kasus blok semai V (Amerada HESS)
* Kasus Natuna D-Alpha (Exxon 100% sejak 1980n)

haduuuuuhh bodor yaaa....belibet pisan...
jadi sebenarnya di Indonesia ini harus seperti apa? generasi muda Indonesia masih banyak PR nih..turunan dari orang-orang terdahulu dan tantangan masa depan yang harus dihadapi..
Hidup Mahasiswa!!
Hidup Pemuda Indonesia!!