Jumat, 19 Oktober 2012

Sekolah....masih perlukah??

Siang-siang gini kajian pendidikan...MANTAP mamen
tema kajian siang menuju sore ini adalah "Sekolah bubarkan saja!" katanya...

Melihat dari beberapa orang ilmuwan zaman dulu seperti Thomas A. Edison yang dikeluarkan dari sekolah tapi tetap dapat menjadi seorang yang berpengaruh melalui karyanya bagi dunia. Lantas bagaimana dengan sekarang?  Menurut Chu Dhiel dalam bukunya "Sekolah Bubarkan Saja!", ia berpendapat bahwa sekolah hanya membuat manusia berada di dunia khayalan karena mereka disibukkan dengan belajar di kelas tanpa mengaktualisasikannya.

Teori pendidikan kritis, yang salah satunya adalah Teori Paulo Freire, mantan menteri pendidikan Brazil. Menurut beliau, sekolah yang ideal adalah sekolah yang menekankan pada progresivitas atau kemajuan. Dia memberikan catatan penting bahwa lingkungan sekolah harus membuat siswa nyaman berada di sekolah layaknya di rumah (feel at home). Sekolah harus memberikan kenyamanan bagi siswa sehingga ketika berada di sekolah, siswa tidak merasa berada di penjara. Menurutnya, sekolah hanya institusi kapitalis yang menciptakan peraturan-peraturan aneh.

Dalam teori pendidikan kritis, guru dan murid disamakan sebagai subjek. Artinya baik siswa ataupun guru merupakan pembelajar. Namun, menurut saya tidak selamanya guru sebagai subjek, pun sama halnya dengan siswa. Peran dan posisi keduanya dapat difungsikan  menurut kondisi tertentu.

Menurut kaum pragmatis, pendidikan tidak penting karena tidak memberikan manfaat secara langsung. Baig mereka suatu hal yang dikerjakan harus memberikan manfaat langsung atau praktis bagi kehidupan.

Dalam hal ini, yang harus kita benahi adalah mindset kita (baca: seluruh bangsa) bahwa sekolah bukan hanya untuk menghasilkan selembar ijazah sebagai alat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, tetapi setiap insan memang membutuhkan ilmu. Saat ini, orang memang lebih mengandalkan Bang Google untuk membantu mengerjakan tugas sebagai bahan referensi daripada mencari dan membaca buku secara langsung. Namun, disadari atau tidak, dorongan dari semakin canggihnya teknologi semakin mendorong kita untuk belajar lebih. Setidaknya, keberadaan sekolah memaksa kita untuk terus belajar.

Jadi, kesimpulannya adalah kita tidak perlu menghilangkan atau membubarkan sekolah. Tapi yang harus dibenahi di sini adalah semua hal mengenai pendidikan mulai dari tujuan pendidikan sampai kegiatan praktis dalam pembelajaran.

Wallahu a'lamu

Rabu, 17 Oktober 2012

Manusia boleh berencana, tapi manusia tak bisa menentukan

Manusia boleh berencana dan berusaha, namun pada akhirnya kita belum tahu hasilnya akan seperti apa. ya, seperti itulah statement pertama saya yang ingin saya share-kan di sini. Begitu banyak keinginan manusia yang satu dengan manusia yang lainnya untuk melukiskan sejarah hidupnya. Namun tidak setiap harapan  mereka itu dapat tercapai. Kenapa? karena hidup kita bergantung pada Dzat Yang Maha Kuasa. Awal mula ada tulisan ini karena salah satu harapan yang pernah saya tuliskan yang mungkin tidak akan tercapai. Tapi sebenarnya harapan ini tidak membuat saya terobsesi karenanya, harapan itu pun tidak begitu saya kejar. saya hanya melihat, melaksanakan, dan mengingatkan orang lain yang perlu untuk diingatkan. Saya pun tidak begitu memikirkan, "kenapa harapan saya tidak tercapai?". serius...
Apa sih harapan saya yang tidak tercapai itu?? Yaaa, ada lah, tapi yang harus saya pikirkan dan kerjakan sekarang adalah apa mimpi saya selanjutnya? Dan itulah yang harus saya kejar sekarang. Yupz... ngga bisa kalau kita hanya menanyakan kenapa tidak tercapai tanpa mengusahakan mimpi kita yang lain agar dapat segera terwujud.
Ayooo... Bersemangat untuk mewujudkan mimpi. Karena tanpa ada usaha, sekuat apa pun kita berdoa, mimpi itupun akan semakin menjauh dari hidup kita. Begitu pun sebaliknya, ketika kita usaha dengan ambisi yang kuat tanpa doa, tekanan yang berlebihan akan kita rasakan karena seperti judul di tulisan ini, "manusia boleh berencana, tapi manusia tak bisa menentukan".
Berikut ini adalah tulisan teman saya, "Tapi, pada hakikatnya, ketentuan Tuhan didasari atas bagaimana usaha manusia meniti jalan pada sebuah "ketetapan" yang diharapkannya. Menanam benih durian, tidak mungkin berbuah pisang. Begitulah takdir Tuhan bekerja. Sama halnya dengan janji Tuhan untuk kemenangan Islam di Mekah dahulu. Janji-Nya, disambut oleh Rasul, bukan dengan berpangku tangan serta berdiam diri. Kerja Rasulullah dan para sahabatnya, menyongsong janji-Nya. Artinya, ada sinergi antara janji, harapan, dan kinerja. Ketiga unsur ini mesti bersahabat dan dalam satu nada yang harmoni. Dengan hal ini, maka, sesungguhnya manusia bisa menentukan takdirnya sendiri. Tentu, "tangan Tuhan" selalu ada menuntun. Sesuai sabda-Nya, ia hanya akan mengubah, jika manusia mengubah."
Saya sepakat dengan tulisan di atas. Bukan karena tak punya alasan, karena logisnya memang tak mungkin bisa menghasilkan pohon kalau yang kita tanam adalah rumput.

Sabtu, 13 Oktober 2012

Latihan Kepemimpinan Mahasiswa ^_^

Latihan Kepemimpinan Mahasiswa (LKM) yang saat ini (13/10) dilaksanakan di HIMAPENA (Himpunan Mahasiswa Pendidikan Manajemen Perkantoran) mengingatkan saya ketika mengikuti LKM 3 tahun yang lalu, ketika saya masih menjadi mahasiswa baru Universitas Pendidikan Indonesia.
Saat itu saya ingat bahwa saya masih menjadi seorang mahasiswa yang tertunduk malu untuk mengungkapkan pendapat, saran, interupsi, sanggahan atau apa pun itu namanya. Terasa betul ketika saat itu kerongkongan terasa kaku untuk berucap, tangan pun terasa mempunyai beban 5 kg sehingga berat untuk mengangkat tangan. Yaa saya merasakan itu dan sekarang saya sudah bisa berbicara di depan publik walaupun terkadang awalnya sedikit deg-degan, tapi ke depannya mah insya Allah lancar, yang penting punya materi yang akan dibicarakan dan kita paham itu.
Saya merasa bahwa saat ini saya bisa mengajar di kelas (selain dari tuntutan), bicara di depan publik, itu karena saya merasakan indahnya mengikuti seluruh kegiatan dan yang dilaksanakan kaka tingkat saya dulu. Selain itu, saya pun mengikuti kegiatan di luar Himpunan karena saya merasa haus akan kegiatan yang membuat saya bisa kenal orang lebih banyak, tau info lebih banyak, dan juga pengalaman yang lebih banyak.
Saya merasa beruntung walaupun terkadang saya sulit untuk berkumpul dengan teman-teman secara intensi, agak kesulitan mencari waktu untuk mudik (dan alhamdulillah orangtua saya tidak pernah mempermasalahkan kegiatan saya sejauh saya dapat menjelaskan tentang kegiatan apa saja yang saya ikuti).
Dalam sidang kali ini, saya pun melihat raut wajah kebingungan dari adik-adik tingkat saya (mungkin dulu saya juga gitu kali yaaa...). Bingung, ga ngerti harus gimana, pusing banyak pro kontra, ganti keputusan atau tidak. yaa...tapi semua itu membuat kita lebih kritis, kenapa gini, kenapa ga gitu? pusing kan?? ya tapi itu yang justru saya suka, mempertahankan pendapat dengan mekanisme yang jelas.
Saya ingin memberitahukan bahwa selain sidang, di LKM ini pun kita juga belajar tentang manajemen aksi dan simulasinya, debat, dan masih banyak lagi.. Makanya, nyesel deh bagi kalian yang ga merasakan hal itu (eh...kegiatan ini kan wajib buat seluruh mahasiswa baru ya??!!). Siiiiiippp
Bagi siapapun yang mungkin membaca tulisan ini pasti ada yang percaya atau tidak bahwa organisasi itu mempunyai pengaruh yang besar bagi kehidupannya. mau tau ada manfaatnya atau tidak?? silakan rasakan langsung, terjun ke dalam dunia organisasi dan buktikn ada manfaatnya atau tidak?! hehehehe......
Kalau ada mahasiswa baru yang membaca tulisan ini, saya sarankan untuk mengikuti banyak kegiatan selama masih menjadi mahasiswa S1 karena ini adalah kesempatan yang sangat berharga untuk bekal kehidupan kita selanjutnya. Ingat lhooo nyesel itu diakhir, bukan diawal. Jadi silakan renungkan matang-matang (tapi jangan terlalu lama yaaa, nanti keburu habis waktunyaaa).
Menurut kakak tingkat saya (yang baru lulus), beliau mengatakan bahwa organisasi memiliki pengaruh yang sangat besar ketika terjun ke kehidupan nyata (baca: kehidupan masyarakat). Bahkan ada yang menyebutkan bahwa hanya 20% ilmu yang dipelajari di bangku kuliah yang akan berpengaruh dalam kehidupan kita selanjutnya. Tapi bukan berarti kita meninggalkan kuliah juga yooo...

Rabu, 03 Oktober 2012

Sore-sore gini kantin JakNas



Sore ini saya ikut kajian, tapi saya ga mengeluarkan argumen apapun, bukannya tidak mau, tapi saya bingung...sebenarnya masalah yang dibahas sore ini bukan masalah yang asing lagi.. kenapa sistem di Indonesia seperti ini? kenapa kebijakan di Indonesia seperti ini? dan akhirnya saya bingung mau berargumen apa....

Dan kajian Kementrian Luar Negeri BEM REMA UPI Kabinet UPI Positif sore ini, Rabu, 4 Oktober 2012 adalah Energi, Keadilan, dan Kedaulatan dengan pemateri Ramadhani Pratama Guna, ST.

Dan inilah hasil tangkapan saya dari mengikuti kajian tersebut....

Indonesia masih kaya akan minyak bumi...

2001---> UU No. 22 tahun 2001 tentang migas yang menjadi titik tolak perparahan pengelolaan migas. mengapa??

UU No. 22 tahun 2001 ini disahkan pada masa kepemimpinan Abdurrahman Wahid.
oil lifting in Indonesia 1.050.000 barrel. jumlah ini dibagi untuk pertamina 2/3 bagian (dari jumlah ini, Indonesia mengimpor 1/2 bagian dari jumlah yang diterima pertamina untuk memenuhi kebutuhan minyak di indonesia) dan 1/3 bagian minyak mentah diekspor ke perusahaan yang memiliki aset di Indonesia.

Kebijakan SBY-Boediono:
* Indonesia mengimpor minyak mentah dan juga minyak jadi (BBM)


Recovery cost: gambarannya, Indonesia menerima pajak dari para pengolah, tetapi Indonesia yang membiayai biaya operasional mereka.
Blok Natuna: cadangan terbesar di Indonesia
Blok Mahakam: juga cadangan terbesar, dikelola oleh 

"Perampokan migas" dilihat dari UU no 60 tahun 1960 diganti dengan UU no. 22 tahun 2001

*UU No 25 tahun 2007 tentang penanaman modal --> pemilik modal diperbolehkan menguasai lahan selama 95 tahun (pada masa raffles 45 tahun, pada masa Hindia Belanda 75 tahun)
* masalah gas tangguh (jual murah ke China)
* kasus gas Donggi-Senoro (diserahkan ke Mitsubishi)
* Kasus WMO (perusahaan bodong)
* kasus blok semai V (Amerada HESS)
* Kasus Natuna D-Alpha (Exxon 100% sejak 1980n)

haduuuuuhh bodor yaaa....belibet pisan...
jadi sebenarnya di Indonesia ini harus seperti apa? generasi muda Indonesia masih banyak PR nih..turunan dari orang-orang terdahulu dan tantangan masa depan yang harus dihadapi..
Hidup Mahasiswa!!
Hidup Pemuda Indonesia!!


Minggu, 30 September 2012

Yuk nulis

Menulis... menulis
PMKI..apaan tuh??

Pelatihan Menulis Karya Ilmiah merupakan salah satu program kerja Kementrian Pendidikan BEM REMA UPI 2012 Kabinet UPI Positif yang memfasilitasi mahasiswa yang berminat untuk membuat proposal karya ilmiah. Kegiatan yang dilaksanakan  pada hari Kamis (27/09) ini mengupas tentang bagaimana caranya menyusun proposal hingga menembus PIMNAS.

Setelah diingat-ingat, lama sekali tidak coba untuk menulis lagi. Saya jadi berpikir, "ngapain aja selama ini nuy?"..review....sudah baca apa nuy? sudah nulis apa nuy? ow ow postingan terakhir di blog ini entah bulan kapan....ya Rabbii faghfirlii..Dari pematerian ketika di PMKI membuat saya berpikir, "kitalah yang membuat sejarah, alur hidup kita tidak akan ada yang diingat jika tidak ditulis, yaa walaupun hanya tulisan biasa yang mungkin tidak berharga, setidaknya kita dapat mengingat kembali apa yang sudah kita lakukan hari kemarin atau beberapa saat yang lalu."

Yupz...
yuk kita coba untuk tuliskan, tulisan tentang kejadian buruk bisa kita jadikan sebagai pengingat agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Kejadian yang baik akan memberikan semangat baru bagi kita untuk terus berbuat yang yang lebih baik. Terlebih lagi jika tulisan kita dapat menggugah orang lain untuk memperbaiki dirinya dan membaikkan orang lain. LUAR BIASA!! Let's make our history with the writing! SEMANGAT!!

Back to PMKI....mau tahu apa aja yang saya dapatkan di PMKI?? just check this out!
Konsep PKM
  • Program bagi mahasiswa (menumbuhkembangkan ide, gagasan, jiwa kewirausahaan sesuai dengan bidang keahlian)
  • Kesempatan untuk berprestasi dan berkolaborasi secara ilmiah
  • Memperoleh bantuan dana untuk melakukan kegiatan 
Jenis-jenis PKM yang mungkin bisa kita ikuti antara lain: PKM-P (penelitian), PKM-T (teknologi), PKM-K (kewirausahaan), PKM-M (pengabdian pada masyarakat), PKM-KC (karsa cipta), PKM-GT (gagasan tertulis), dan PKM-AI (artikel ilmiah). Kita bisa menyusun proposal sesuai dengan minat dan keahlian kita dalam hal tertentu dari ketujuh tema tersebut..
Tahapan yang harus dilalui untuk menembus PIMNAS antara lain:
  • Membuat proposal PKM yang tidak asal-asalan
  • Aktif mencari informasi yang berkenaan dengan PKM yang diusulkan
  • Mematuhi tahapan kegiatan PKM setelah dinyatakan proposal diterima
  • Melaksanakan program PKM dengan benar sesuai dengan rencana
  • Membuat laporan keuangan dan laporan akhir
  • Presentasi di PIMNAS kalau terpilih
Strategi Penyusunan Proposal
  • Pahami karakter program (sistematika penulisan, tuntutan program, sasaran, tahapan)
  • Persyaratan administrasi akademik
  • Judul program (yang bombastis, belum diusulkan oleh orang lain)
  • Permasalahan yang dimunculkan (baru dan belum dibahas oleh orang lain)
  • Besaran dana sesuai skim
  • Perhatikan jumlah halaman, warna cover
yaaa, itu yang saya dapatkan dari PMKI Kamis kemarin. hal lainnya yang saya dapatkan adalah Harus tetap optimis. ada juga kutipan yang disampaikan pemateri adalah "Menulislah sebelum namamu ditulis di batu nisan".
Yupz..tulislah apapun yang ingin kau tuliskan (tapi tetap perhatikan etika yaa).
Alhamdulillahirobbil'alamiin
 .

Senin, 14 Mei 2012

Upgrading BEM REMA UPI 2012

Mengenang kebersamaan awal. Melihat gambar ini teringatkan kepada indahnya kebersamaan. Dibalik kebersamaan yang ceria inilah, kami dibuli (ko' kami??) sampai basah-basahan, kotor-kotoran, ckckck.
Siapa kami? ya. kami ini saya dan juga teman-teman yang lain (presiden, wakil presiden, serta menteri-menteri BEM REMA UPI 2012). Hampir seluruh menteri, kecuali menteri-menteri akhwat, diceburkan ke kolam di sana. Walaupun tidak sampai diceburkan, saya tetap basah dan kotor. Dan entah kemana menteri akhwat yang lain, katanya mah sembunyi sampai perangnya selesai. dan benarlah, mereka muncul ketika perang selesai. hmmm... lucu sekali ya mereka (saya gendokk dibuli sendiri).
Meskipun begitu, saya tetap senang bisa melihat semuanya terlihat akrab. Hmm, mereka terlihat ceria walaupun banyak program yang harus mereka kerjakan ke depannya. Banyak hal yang harus kita lakukan untuk terus membangun bangsa ini (weiiiiiissss)....mudah-mudahan foto di akhir kepengurusan nanti bisa lebih banyak dan lebih solid dari ini. aamiin ^_^

Jumat, 11 Mei 2012

SNSD-Dear Mom Lyrics


This song always reminds me to my mom
hmmmm so sad
check this out
Dear Mom-SNSD

서현: 오늘은 왠지 힘들고 지쳐
베개를 끌어안은 채 혼자 방안에 남아
제시카: 전화길 만지작거리는 나의 마음이
웬지 오늘따라 외로운거죠

써니: 갑자기 울린 전화에 놀라
밥 먹었는지 걱정하는 엄마 목소리가
태연: 귀찮게 들렸던 그 말이 오늘은 다른걸
잊고 있었던 약속들이 떠올라요

All: 마음이 예쁜 사람이 될게요
남을 먼저 생각하는 사람 될게요
티파니: 엄마의 사랑의 바램들을 지켜갈게요
윤아: 나와 꿈을 함께 나누던
제시카: 내 머릴 빗겨주던 엄마가 생각나

유리: 때론 잘못된 선택들로 아파했지만
아무 말 없이 뒤에서 지켜봐 주셨죠
티파니: 서툴고 어린 아이지만 이젠 알 것 같아요
엄마의 조용한 기도의 의미를

All: 마음이 예쁜 사람이 될게요
남을 먼저 생각하는 사람 될게요
태연: 엄마의 사랑의 바램들을 지켜갈게요
효연: 나와 꿈을 함께 나누던
써니: 내 머리를 빗겨주던 엄마가 생각나

제시카: 어떡하죠 아직 작은 내 맘이
서현: 엄마의 손을 놓으면 혼자 잘할 수 있을지
태연: 아직 부족한 것 같아 난 두려운 걸요

All: 지혜로운 엄마의 딸 될게요 (태연: 나에게 용기를 줘요)
어딜가도 자랑스런 딸이 될게요 (티파니: You’ve been there for me)
제시카: 엄마의 사랑의 바램들을 지켜갈게요
수영: 한없이 보여준 사랑만큼
태연: 따스한 맘을 가질게요
티파니: 수줍어 자주 표현 못했죠

서현: 엄마 정말로 사랑해요

In English:

I’m feeling tired today
Left alone in the room hugging a pillow
Touching my phone distracted my mind
It’s lonely to eat tonight

Suddenly, i was frightened by the ringing phone
my mom’s worried voice asked if i’ve eaten
these words annoyed me but today it’s different
The forgotten promises are remembered

I will be a person with pretty heart
And become a person who is selfless
I’ll keep the love of my mother’s wishes
I think of mother who used to share my dreams and brush my hair

Though I’ve made hurtful wrong choices
You silently watched over me from behind
But now I think more than an innocent child
The meaning of mom’s silent prayers

I will be a person with pretty heart
And become a person who is selfless
I’ll keep the love of my mother’s wishes
I think of mother who used to share my dreams and brush my hair

What will i do, yet my heart is small
Can I do better without holding mother’s hand

I’m afraid that it will still lack
I’ll be a wise daughter of my mom (Give me the courage)
I will be a proud daughter no matter where I go (You’ve been there for me)
I’ll keep the love of my mother’s wishes
I’ll show endless love
I’ll have a warm heart
I’m shy to express to mom

That I really love my mom

Perilaku Organisasi

BAB I
APAKAH PERILAKU ORGANISASI ITU?

Perilaku Organisasi
Menurut Skiner (1938) seorang ahli psikologi, perilaku merupakan respon atau reaksi seseorang terhadap stimulus (rangsangan dari luar). Sedangkan istilah organisasi menurut Prof Dr. Sondang P. Siagian, “organisasi ialah setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang / beberapa orang yang disebut atasan dan seorang / sekelompok orang yang disebut dengan bawahan.”
Perilaku organisasi adalah satu bidang studi. OB mempelajari 3 determinan dalam organisasi : Individu, kelompok, dan struktur. Di samping itu, OB menerapkan pengetahuan yang didapatkan tentang dampak individu, kelompok, dan struktur pada perilaku agar organisasi berjalan lebih efektif.
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen yang  umum dikenal adalah menurut Henry Fayol yang terdiri dari empat, yaitu planning, organizing, actuating, dan controlling.
1)    Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu.
2)  Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut.
3)    Pengarahan (actuating),menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif.
4)    Pengendalian (Controlling) atau pengawasan adalah proses untuk mengamati secara terus menerus pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana kerja yang sudah disusun dan mengadakan koreksi jika terjadi.
Peran – Peran Manajemen
Otoritas formal yang dimiliki seorang pemimpin memunculkan tiga peran interpersonal (hubungan antar manusia), tiga peran informasional (berkaitan dengan informasi); dan peran desisional (berkaitan dengan pengambilan keputusan).
1)      Peran Interpersonal (Interpersonal Role)
Tiga peran pemimpin yang muncul secara langsung dari otoritas formal yang dimiliki pemimpin dan mencakup hubungan interpersonal dasar, yaitu:
a)         Peran sebagai yang dituakan (Figurehead Role)
b)        Peran sebagai pemimpin (Leader Role)
c)         Peran sebagai Penghubung (Liaison Role)
2)      Peran Informasional (Informational Role)
Dikarenakan kontak interpersonalnya seorang pemimpin muncul sebagai pusat syaraf bagi unit organisasinya. Pemrosesan informasi merupakan bagian utama (key part) dari tugas seorang pemimpin. Tiga peran pemimpin dalam aspek irformasional tersebut adalah sebagai berikut.
a)         Peran sebagai monitor (Monitor Role)
b)        Peran sebagai disseminator (Disseminator role)
c)         Peran sebagai Juru bicara (Spokesman Role)
3)      Peran Pengambilan Keputusan (Decisional Role)
Berkaitan dengan peran pemimpin sebagai pengambil keputusan terdapat empat peran pemimpin, yaitu:
a)         Peran sebagai wirausaha (Entrepreneur Role)
b)        Peran sebagai pengendali gangguan (Disturbance handler Role)
c)         Peran sebagai yang mengalokasikan sumberdaya (Resource allocator Role)
d)        Peran sebagai negosiator (Negotiator Role)
Robert L. Katz pada tahun 1970-an mengemukakan bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar. Ketiga keterampilan tersebut adalah:
Manajer tingkat atas (top manager) harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep, ide, dan gagasan demi kemajuan organisasi yang kemudian dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu yang terangkum dalam rencana kerja.
2)        Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill)
Komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya sehingga membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka kepada atasan.
3)        Keterampilan teknis (technical skill)
Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu, misalnya menggunakan program komputer, memperbaiki mesin, membuat kursi, akuntansi dan lain-lain.
Selain tiga keterampilan dasar di atas, Ricky W. Griffin menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer, yaitu:
Merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana.
5)        Keterampilan membuat keputusan
Merupakan kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi seorang manajer, terutama bagi kelompok manajer atas (top manager).
Empat kegiatan manajerial yang biasa dilakukan para manajer, yaitu :
1)      Manajemen tradisional (pengambilan keputusan, perencanaan dan pengendalian),
2)      Komunikasi (bertukar informasi rutin dan memproses dokumen),
3)      Manajemen SDM (memotivasi, mendisiplinkan, mengelola konflik, mengalokasikan staf dan melatih),
4)      Pembangunan jaringan (bersosialisasi, berpolitik dan berinteraksi dengan orang-orang luar).
Pendekatan sistematik yang digunakan dalam buku ini akan menyingkapkan fakta-fakta dan hubungan-hubungan penting serta akan memberikan dasar untuk membuat perkiraan-perkiraan tentang prilaku yang lebih akurat. Fondasi pendekatan sistematik ini adalah keyakinan bahwa perilaku itu tidak bersifat acak. Perilaku berasal dan diarahkan menuju satu titik akhir yang diyakini pelaku entah benar atau salah sebagai kepentingan terbaiknya. Perilaku umumnya dapat diperkirakan jika kita tahu bagaimana orang tersebut menyikapi situasi dan apa yang penting baginya.
Perilaku organisasai merupakan ilmu perilaku terapan yang dibangun dengan dukungan sejumlah disiplin perilaku. bidang –bidang yang menonjol adalah psikologi, sosiologi, psikologi social, antropologi, dan ilmu politik.
1.      Menyikapi Globalisasi
2.      Mengelola Keberagaman Tenaga Kerja
3.      Peningkatan Kualitas dan Produksivitas
4.      Menyikapi Kelangkaan Tenaga Kerja
5.      Peningkatan Layanan Pelanggan
Ada dua bidang yang harus di kuasai pada level ini yaitu manajemen diri dan manajemen waktu.
1.      Manajemen Diri
2.      Manajemen Waktu
Variabel – variabel dependen adalah faktor – faktor kunci yang akan dijelaskan atau perkirakan dan yang terpengaruh sejumlah faktor lain. Hal ini lebih ditekankan pada produktivitas, keabsena, pengunduran diri karyawan, kewargaan, dan kepuasan kerja.
           Variabel-variabel independen ini terdiri dari variabel-variabel individu dan variabel-variabel kelompok.
Variabel – variabel individu. Terdapat empat variabel level – individu lain yang terbukti mempengaruhi perilaku karyawan, persepsi, pengambilan keputusan individu, pembelajaran, dan motivasi.
Variabel level kelompok merupakan perilaku seseorang dalam kelompok melebihi jumlah total semua orang tersebut yang bertindak sendiri. Langkah berikutnya untuk lebih mengerti tentang perilaku organisasi adalah mempelajari perilaku kelompok.
Variabel – Variabel Level Sistem Organisasi
      Variabel – variabel level sistem organisasi adalah perilaku organisasi menjangkau level tertinggi kecanggihan ketika kita menambahkan struktur formal ke dalam pengetahuan kita sebelumnya tentang individu dan berkelompok. Rancangan organisasi formal, proses kerja, dan pekerjaan; kebijakan–kebijakan dan praktik–praktik sumber daya manusia (yakni, proses seleksi, program–program latihan, metode–metode evaluasi kinerja), dan kebudayaan internal semua berdampak pada variabel–variabel dependen.
Sumber:

Selalu ada Hikmah Dibalik Sebuah Cerita

Kisah...Cerita...Pengalaman...Perjalanan Hidup, atau apapun...
Pernah saya liat (bahkan saya sendiri juga pernah mengalami) orang yang begitu terpuruk ketika kegagalan menghampiri, atau orang yang terlalu suka cita ketika kesuksesan menghampiri. Terus, ada yang salah dengan semua itu? ya memang tidak ada yang salah. wajar jika ada orang yang begitu sedih ketika gagal dan ada orang yang begitu bergembira ketika kebahagiaan menghampirinya. lalu kenapa? kenapa dibahas?

owh begini segala alur kehidupan yang kita jalani itu merupakan ketentuan Allah SWT. Tidak ada yang luput dari ketentuannya. Betul betul betul? bahkan kematian semut pun itu merupakan ketentuannya. Lalu kenapa Allah memberikan kesedihan kepada makhluk-Nya? kenapa ga kebahagiaan aja? atau kenapa seluruh manusia yang di dunia ini ga dijadikan orang baik aja biar masuk surga semuanya? ya sebenarnya hal itu mudah bagi Allah SWT. tapi perlu diketahui kawan bahwa surga itu indah, sangat indah, paling indah dari apapun. sekarang coba kita bayangkan mungkinkah hal yang terindah dibayar dengan harga murah? rasanya ga mungkin, bukan rasanya sih, tapi memang ga mungkin.

sebentar, apa hubungannya dengan judul diatas????())^^^&^$^#%*&#(tuing tuing tuing)
begini kawan... Apapun yang menimpa kita (berat banget kayanya ya), ambillah hikmahnya. jangan berpikir bahwa Allah tidak sayang pada kita atau  Allah tidak adil kepada setiap makhluk-Nya. Tapi let's try to think positively. Berpikirlah bahwa Allah lebih sayang sama kita, Allah mengizinkan kita untuk melalui fase gagal karena Allah ingin melihat kita menjadi sosok yang lebih tangguh dari sebelumnya. Allah ingin melihat usaha terbaik kita.

Lalu bagaimana dengan kebahagiaan? sama... kebahagiaan pun tidak lantas membuat kita menjadi lupa bahwa kebahagiaan itu diberikan oleh-Nya. So... setiap apa yang kita terima sudah seharusnya kita bersyukur atas nikmat tersebut. Minimalnya kita mengucapkan alhamdulillah dengan sungguh-sungguh. lebih dari itu, kita bisa berbagi dengan orang lain. Berbagi harta, berbagi ilmu, menyunggingkan senyum yang ikhlas. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan rasa syukur kita kepada-Nya. Tentunya diniatkan lillah, bukan linnas. Memang tidak semudah diucapkan, tapi yang harus kita lakukan adalah mencobanya dan terus mencobanya.

Oleh karena itu, mulailah untuk merasai nikmat dan menyadari bahwa nikmat yang Allah berikan baik beupa ujian kemudahan ataupun ujian kesusahan tesebut adalah dua hal yang bisa membuat kita tahu seberapa besar rasa syukur kita, seberapa tingginya tingkat kesabaran kita. Allah Maha Melihat apa yang kita kerjakan, Allah Maha mendengar apa yang kita niatkan. Allah Maha Adil kepada setiap makhluk-Nya. Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaahaillallah, wallahu akbar


wallahu'alam bishshowab

Rabu, 21 Maret 2012

Cinta dalam Perspektif Fiqh

Pernahkah merasakan yang namanya cinta?? cinta itu apa sih?? untuk siapa cintamu kau labuhkan?? bagaimana Allah mengatur rasa cinta ini?? Bagaimanaaaaaaa??

cinta, cinta.... ingat sedikit ucapan yang keluar dari bibir lucunya Delisa,"Umi, Delisa cinta Umi karena Allah..." (potongan dialog dalam film Hapalan Sholat Delisa). Kata-kata itu mampu menggetarkan hati umi Delisa hingga menitikkan air mata. Pernahkah kita ucapkan ini ke umi, ibu, mama, bunda, mami, abi, bapak, papa, ayah, kita?? Alhamdulillah jika kita sudah pernah mengucapkannya. Jika belum, yuk kita coba ucapkan ini kepada orang tua kita. yakinlah mereka pasti terharu mendengarnya karena bahagia. Namun, entah kebetulan atau memang hal biasa, kata-kata yang indah ini seringkali diucapkan untuk orang yang belum atau bahkan tidak berhak atas itu.*&($^*&@%(*!&)&(iya gituh???)...hmmm ngga tau juga sih.
tapi coba kita liat mulai dari lirik lagu, status fb, iklan, film, sampai kepada kehidupan nyata saat ini, banyak sekali yang mampu mengucapkan hal itu kepada seseorang (baca: lawan jenis) yang menurutnya istimewa, padahal kalau diperhatikan, mereka itu "bukan siapa-siapa"nya. Nah lho..gimana tuh??
Guys, ternyata kata CINTA yang terdiri dari lima huruf itu bisa berbeda sesuai dengan perorangan yang memaknainya. Walaupun begitu, satu yang mungkin sama adalah cinta tidak pernah mati.
Menurut Jalaluddin Rumi, cinta dalah tiupan seruling yang menggugah jiwa. Bagi Kahlil Gibran, ia adalah sayap-sayap kehidupan. Bagi Rabi'ah al-Adawiyah, ia adalah tatapan mesra Sang Pemilik Waktu. Cinta adalah sebuah energi. Jika bukan karena cinta, Adam tidak akan pernah mau melanggar peraturan yang diberikan oleh Allah, untuk tidak mendekati buah khuldi. Terjadi pertengkaran antara Qabil dan Habil putera Adam, juga dikarenakan adanya cinta. Adanya niatan perselingkuhan Zulaikha kepada Yusuf, juga dimotori oleh cinta. (Mohammad Irsyad, 2001: 1-2)
Dan cinta ini merupakan sebuah fitrah, seperti firman Allah:
"Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas, perak, kuda pilihan, hewan ternak* dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik."(QS. Ali Imran: 14)

*hewan-hewan yang termauk jenis unta, sapi kambing, dan biri-biri.

Nah dari firman Allah di atas, jelaslah bahwa Allah yang menciptakan rasa cinta (ya iyalah, satu-satunya pencipta, Allahu Robbi). Lantas bagaimana cinta itu disalurkan menurut Allah??
Sebelum kita membahas bagaimana menyalurkan cinta, kita mungkin perlu tahu tingkatan-tingkatan cinta. Dalam buku Mohammad Irsyad yang berjudul "Fiqh Jatuh Cinta" tertulis, Menurut Erich Fromm, cinta itu dibagi menjadi lima fase atau tahapan. Kelima fase atau tahapan itu adalah erotic love, self love, brotherly love, motherly love, dan Love of God. Erotic love merupakan tahapan terendah dan Love of God merupakan tahapan tertinggi.

  1. Love of God
  2. Motherly Love
  3. Brotherly Love
  4. Self Love
  5. Erotic Love

Dari jenis-jenis cinta di atas, mungkin yang membuat kita penasaran adalah erotic love. Apa itu erotic love? Dalam buku tersebut juga dipaparkan apa yang dimaksud dengan erotic love.
Erotic love atau cinta erotis adalah cinta yang lahir dari stimulan objek yang diamati dan diterima oleh panca indera, yang kemudian bermukim dalam hati. Cinta ini tampak lebih natural, eksklusif dan bukan berdasarkan nilai-nilai universal. Cinta ini akan menghasilkan sesuatu yang sering disebut dengan jatuh cinta. Nah, inilah yang mungkin bahkan pasti pernah anda rasakan. Erotic love adalah sebuah cinta yang bisa dikatakan liar dan tidak terarah karena cinta ini tidak mengenal nilai-nilai moral dan spiritual karena munculnya lebih kepada rasa nafsu (syahwat atau hasrat seksual). Jika cinta ini tidak diarahahkan dan ditempatkan pada tempat yang benar, maka cinta ini akan menempati tempat yang sama dengan cinta erotis yang dimiliki oleh binatang.
Rasulullah SAW adalah sebaik-baiknya teladan bagi umat manusia. Sesuai dengan hadits Rasulullah:

"Barang siapa di antara kamu sekalian yang sudah mampu memberi nafkah, maka hendaklah ia menikah, karena sesungguhnya menikah itu lebih dapat menahan pandangan mata dan melindungi kemaluan (alat kelamin). Dan barang siapa yang belum mampu maka khendaklah ia berpuasa karena puasa itu dapat menjadi penawar bagi nafsu."
tenyata, arahan untuk menyalurkan nafsu adalah dengan menikah, karena nikah akan menghalalkan yang sebelumnya haram (zina). jika belum siap, maka shaum. shaum disini tidak hanya berarti shaum secara ritual saja. Tetapi sesuai dengan arti dari kata shaum itu sendiri adalah menahan. Lalu apa yang harus ditahan? bukankah shaum seperti shaum di bulan Ramadhan itu juga menahan. YA..memang, tapi kata menahan itu bisa diartikan untuk banyak hal. Menahan pandangan, pendengaran, sikap, atau apapun yang dapat mengarahkan kita kepada retaknya hati kita.
Disini tentu bukan perasaan cinta yang harus dihilangkan, namun rasa itu harus dikendalikan supaya berbuah manis hingga akhir. Saudara-saudariku, pernikahan itu ibadah, dan mendekati zina (apalagi zina) itu dosa. Jadi kenapa jika segaanya ingin bernilai ibadah, kenapa harus melalui jalan dosa?

yuk ah kita cari, fahami ilmu Allah, karena tak ada ilmu yang sia-sia.

wallahu'alam bishshowab


Referensi:
Irsyad, Mohammad. 2001. Fiqh Jatuh Cinta. Yogyakarta: Irsyadul Fikr.

Senin, 13 Februari 2012

Kujaga kehormatanku dengan Kututup Auratku

TULISAN INI UNTUKMU, WANITA YANG LUAR BIASA...

Mengapa bintang iklan lebih banyak wanita? Mengapa wanita lebih sering muncul di majalah? Mengapa wanita? Mengapa wanita? Jawabannya adalah karena wanita begitu mempesona. Adapun penyebab luasnya distribusi iklan itu adalah karena adanya foto Anda, gadis-gadis cntik. Seluruh tubuh wanita mempunyai daya tarik tersendiri. Benarkah?

Mari kita lihat, produk apakah yang tidak dibintangi oleh bintang iklan wanita? Hampir seluruh iklan dibintangi oleh wanita. Mulai dari shampo sampai lotion kaki, dari produk rumah tangga hingga produk otomotif, dan lain sebagainya, hampir semuanya dibintangi oleh model wanita. Istimewa bukan? ya..sangat istimewa, saking istimewanya, para pembuat film, iklan, atau apapun, selalu menjadikan wanita sebagai objek gambarnya. Mereka yakin bahwa wanita akan lebih menguntungkan dibandingkan laki-laki. Percaya atau tidak, silakan perhatikan dengan saksama segala fenomena di sekeliling kita!

Pernahkah kita bertanya, kenapa sih saya diperintahkan untuk memakai jilbab? kan panas, kan gerah, kan ribet, kan rambut indahku tak terlihat. Ya, itulah kata-kata yang mungkin pernah terlontar dari mulut kita. Hai para wanita. Mari kita perhatikan ketika ada seorang wanita yang berpakaian yang serba terbuka disana sini atau ketika ada wanita yang berkerudung tapi lekuk tubuhnya tetap terlihat (ketat), kemudian ada seorang yang berpakaian serba tertutup bahkan takut ketika sedikit saja anggota tubuhnya terlihat oleh lawan jenis. Lantas, wanita yang manakah yang akan lebih dihargai oleh laki-laki?

Saudari-saudariku, perlu diketahui bahwa laki-laki itu akan lebih menghargai wanita yang lebih tertutup. Apa buktinya? buktinya adalah, laki-laki itu tak akan berani untuk menyentuh wanita tertutup itu. Pakaian dan jilbab yang dikenakannya mengindikasikan bahwa ia tak mau diganggu karena pakaiannya yang terbuka. Ia tak mau disentuh sembarang orang. Sedangkan wanita yang berpakaian terbuka, tanpa ditanyakan pun, dengan sendirinya ia merela kan anggota tubuhnya dilihat dengan bebas oleh siapapun yang kebetulan melihatnya karena tak ada penghalang diantaranya.

Apa sih yang kita rasakan ketika ada seseorang yang seenaknya mencolek kita (naudzubillah) dengan seenaknya? Apakah kita akan marah, menangis, benci terhadap orang itu, atau malah senyum (astaghfirullah)? Yuk kita lihat lagi, apa yang salah dari penampilan kita? Kehormatan kita dapat kita jaga dengan baik tanpa harus memperlihatkan sisi teristimewa kita. Dan seluruh tubuh kita begitu istimewa.

59.Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya [1233] ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al- Ahzab, 33:59)

 [1233] Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada.

Saudari-saudariku. Segala aturan yang dibuat oleh Allah adalah bentuk kasih sayang-Nya bagi kita. Dia sungguh Maha Tahu apa yang terbaik untuk hamba-Nya, Dia-lah yang menggenggam hidup kita. Tak ada aturan-Nya yang mendholimi hamba-Nya, hanya makhluk-Nya lah yang kurang bisa mengerti bahwa aturan itu untuk mempermudah kita mendapatkan ridho berbuah jannah-Nya. Insya Allah kita adalah hamba-Nya yang senantiasa mau belajar.

Kita hanya berusaha menjalankan apa yang diperintahkan-Nya dan Allah SWT lah yang menilainya. Semoga Allah ridho atas tulisan ini. Aamiin

Referensi:
Al-Quran surat Al-ahzab ayat 59
Al-Qathany, Muhammad Ahmad Muabbir dkk.. 1992. Pesan untuk Muslimah. Jakarta: Gema Insani.