BEM REMA UPI... I proud of
you.
Sebenarnya saat ini saya ga tau harus nulis apa, tapi
ingin sekali jari ini menekan tombol-tombol hitam bertuliskan huruf-huruf yang
bisa menjadikannya sebuah kata, kalimat, paragraf, cerita pendek, atau bahkan
buku tebal sekalipun. Namun, terkadang ada saja tulisan yang mungkin salah
ketik sehingga sedikit aneh ketika dibaca atau bahkan bisa jadi salah persepsi.
Kalau dipikir-pikir, seperti itu pulalah organisasi. Sebuah organisasi tersusun
atas elemen-elemen di dalamnya. Berkumpulnya manusia-manusia yang memiliki
keunikan dirinya masing-masing, namun memiliki arah atau tujuan yang sama.
Mereka memiliki keinginan yang sama untuk berorganisasi walau entah apa yang
menjadi alasannya. Yang pasti, mereka mau meluangkan waktunya untuk sesuatu
yang mungkin tidak terpikirkan oleh manusia lainnya.
BEM REMA UPI, sebuah nama yang juga tersusun atas
orang-orang, mahasiswa-mahasiswa, yang juga memiliki keunikan masing-masing
namun bersama-sama bergerak untuk arah yang disebutkan dalam visi POSITIF. Ya,
merekalah orang-orang luar biasa yang rela memberikan separuh waktunya (atau
mungkin lebih yaa?) untuk memikirkan orang lain. Tugas kuliah yang
bejibun, tugas kostn yang seabrek, dan
tugas-tugas lainnya yang sama-sama harus mereka selesaikan dapat mereka
seimbangkan dengan dunia organisasi dengan dinamika yang tinggi. Tidak dapat
dipungkiri bahwa kehidupan organisasi di BEM REMA UPI ini melelahkan, namun
keinginan mengabdi, berkarya, dan melayani orang banyak menempati ruang yang
lebih luas dibandingkan rasa lelah itu.
BANGGA. Ya, rasa bangga menyelinap ke dalam relung
jiwa. Bangga bisa kenal lebih dekat dengan orang-orang hebat yang tak gentar
dengan ujian karena mereka yakin bahwa ujian adalah hal yang bisa membuatnya
lebih kuat, sabar, dan Allah SWT lah tempat untuk mencari perlindungan.
Senang, susah, ceria, murung, kesal, kecewa, semua rasa
telah dilalui bersama mereka. Sejarah hidup yang tak mungkin dapat terlupakan
begitu saja, kecuali kalau hilang ingatan yaa. Namun, janganlah semua yang
telah dilalui itu berlalu tanpa makna. POSITIF
_Progresif-Sinergis-Solutif-Kontributif_ tidak hanya sebuah visi organisasi,
namun tetaplah menjadikannya sebuah penyemangat untuk berarti.
Semakin tinggi pohon, semakin kencang angin menerpa. Peribahasa itu memang tepat. Organisasi
setingkat universitas yang kini mencoba berjalan untuk menembus dunia luar ini
tidak serta merta berjalan dengan lurus layaknya jalan tol. Kerikil-kerikil
halus, batu-batu besar dengan jalan berkelok yang terjal pun menjadi tantangan
tersendiri bagi setiap organisasi, khususnya BEM REMA UPI. Ternyata manajemen
memang ilmu yang mantap. Hal apapun tak lepas dari manajemen, termasuk untuk
menghadapi terjalnya jalanan yag berkerikil berbatu. Namun, hal itulah yang
akan menjadikannya lebih kuat, kokoh.
BEM REMA UPI. Kontradiktif, cercaan, tuduhan, itu semua
tak mengurangi rasa banggaku padanya, pada orang-orang di dalamnya karena
mereka tak tahu bagaimana usaha kita mencoba untuk mengabdi, melayani. Walaupun
begitu apapun yang mereka katakan semoga menjadi penyemangat untuk terus
berbuat yang lebih baik lagi.
BEM
REMA UPI... I proud of you.