Rabu, 13 Maret 2013

BEM REMA UPI... I proud of you.



BEM REMA UPI... I proud of you.

Sebenarnya saat ini saya ga tau harus nulis apa, tapi ingin sekali jari ini menekan tombol-tombol hitam bertuliskan huruf-huruf yang bisa menjadikannya sebuah kata, kalimat, paragraf, cerita pendek, atau bahkan buku tebal sekalipun. Namun, terkadang ada saja tulisan yang mungkin salah ketik sehingga sedikit aneh ketika dibaca atau bahkan bisa jadi salah persepsi. Kalau dipikir-pikir, seperti itu pulalah organisasi. Sebuah organisasi tersusun atas elemen-elemen di dalamnya. Berkumpulnya manusia-manusia yang memiliki keunikan dirinya masing-masing, namun memiliki arah atau tujuan yang sama. Mereka memiliki keinginan yang sama untuk berorganisasi walau entah apa yang menjadi alasannya. Yang pasti, mereka mau meluangkan waktunya untuk sesuatu yang mungkin tidak terpikirkan oleh manusia lainnya.
BEM REMA UPI, sebuah nama yang juga tersusun atas orang-orang, mahasiswa-mahasiswa, yang juga memiliki keunikan masing-masing namun bersama-sama bergerak untuk arah yang disebutkan dalam visi POSITIF. Ya, merekalah orang-orang luar biasa yang rela memberikan separuh waktunya (atau mungkin lebih yaa?) untuk memikirkan orang lain. Tugas kuliah yang bejibun,  tugas kostn yang seabrek, dan tugas-tugas lainnya yang sama-sama harus mereka selesaikan dapat mereka seimbangkan dengan dunia organisasi dengan dinamika yang tinggi. Tidak dapat dipungkiri bahwa kehidupan organisasi di BEM REMA UPI ini melelahkan, namun keinginan mengabdi, berkarya, dan melayani orang banyak menempati ruang yang lebih luas dibandingkan rasa lelah itu.
BANGGA. Ya, rasa bangga menyelinap ke dalam relung jiwa. Bangga bisa kenal lebih dekat dengan orang-orang hebat yang tak gentar dengan ujian karena mereka yakin bahwa ujian adalah hal yang bisa membuatnya lebih kuat, sabar, dan Allah SWT lah tempat untuk mencari perlindungan.
Senang, susah, ceria, murung, kesal, kecewa, semua rasa telah dilalui bersama mereka. Sejarah hidup yang tak mungkin dapat terlupakan begitu saja, kecuali kalau hilang ingatan yaa. Namun, janganlah semua yang telah dilalui itu berlalu tanpa makna. POSITIF _Progresif-Sinergis-Solutif-Kontributif_ tidak hanya sebuah visi organisasi, namun tetaplah menjadikannya sebuah penyemangat untuk berarti.
Semakin tinggi  pohon, semakin kencang angin menerpa. Peribahasa itu memang tepat. Organisasi setingkat universitas yang kini mencoba berjalan untuk menembus dunia luar ini tidak serta merta berjalan dengan lurus layaknya jalan tol. Kerikil-kerikil halus, batu-batu besar dengan jalan berkelok yang terjal pun menjadi tantangan tersendiri bagi setiap organisasi, khususnya BEM REMA UPI. Ternyata manajemen memang ilmu yang mantap. Hal apapun tak lepas dari manajemen, termasuk untuk menghadapi terjalnya jalanan yag berkerikil berbatu. Namun, hal itulah yang akan menjadikannya lebih kuat, kokoh.
BEM REMA UPI. Kontradiktif, cercaan, tuduhan, itu semua tak mengurangi rasa banggaku padanya, pada orang-orang di dalamnya karena mereka tak tahu bagaimana usaha kita mencoba untuk mengabdi, melayani. Walaupun begitu apapun yang mereka katakan semoga menjadi penyemangat untuk terus berbuat yang lebih baik lagi.
BEM REMA UPI... I proud of you.